Mungkin aku hanya guratan pasir pantai yang hilang ketika ombak mengalir halus tetapi menghapus.
Lambat laun hapusan itu pun akan berbentuk alur yang tak terputus.
Mungkin aku hanya bulir kopi yang terkubur dalam luapan asumsi.
Lambat laun aku pun akan melebur termakan opini.
Mungkin aku hanya lukisan cahaya yang akan hilang sekejap mata.
Lambat laun aku pun hanya kenangan yang tak mungkin terasa.
Tapi ingat, berdua kita pernah menjejak pasir pantai yang sama.
Berdua, kita pernah menghirup aroma kopi di cangkir yang sama.
Dan berdua pula, kita pernah mengabadikan lukisan cahaya di bingkai yang sama.
Mungkin aku…