Kita pernah saling mencintai, dulu.
Apakah salah jika aku memilih pergi darimu.
Bukankah kau yang lebih dulu berpaling dariku.
Lalu, apa yang tersisa untukku.
Mungkin cerita kita bukan cerita cinta bahagia.
Mungkin jalan kita memang berakhir disini.
Mungkin pada akhirnya, kau harus merelakanku seperti aku belajar merelakanmu.
Bukankah cinta memang seharusnya seperti itu?
-Helga Rif-
Friday, June 14, 2013
Tuesday, June 11, 2013
Secarik Pesan
Dear You,
Terima kasih atas segala kenangan manis yang selama ini telah kita bagi.
Sudah banyak yang berubah sejak terakhir kita bertemu sebelum aku berangkat ke Eropa.
Rasanya seperti kemarin.
Bagaimana rasa sedih, kecewa dan kemarahan telah berubah menjadi cinta yang teramat sangat.
Cinta yang semakin besar.
Cinta pada diriku sendiri.
Aku pernah mencintai kamu dan setuju itu adalah satu saat yang terbaik dalam hidupku.
Tapi sekarang, aku ingin melanjutkan perjalananku.
Aku yakin sekali banyak pria tampan yang menunggu untuk mendapatkanmu.
Aku tak ingin berada di tengah-tengah dan menghalangi.
Selamat tinggal dan semoga kelak kita akan bertemu lagi dilain waktu.
Diwaktu yang tepat.
Ps: Terima kasih telah mengingat semuanya. Kamu harus meluangkan memorimu untuk yang baru.
Terima kasih atas segala kenangan manis yang selama ini telah kita bagi.
Sudah banyak yang berubah sejak terakhir kita bertemu sebelum aku berangkat ke Eropa.
Rasanya seperti kemarin.
Bagaimana rasa sedih, kecewa dan kemarahan telah berubah menjadi cinta yang teramat sangat.
Cinta yang semakin besar.
Cinta pada diriku sendiri.
Aku pernah mencintai kamu dan setuju itu adalah satu saat yang terbaik dalam hidupku.
Tapi sekarang, aku ingin melanjutkan perjalananku.
Aku yakin sekali banyak pria tampan yang menunggu untuk mendapatkanmu.
Aku tak ingin berada di tengah-tengah dan menghalangi.
Selamat tinggal dan semoga kelak kita akan bertemu lagi dilain waktu.
Diwaktu yang tepat.
Ps: Terima kasih telah mengingat semuanya. Kamu harus meluangkan memorimu untuk yang baru.
Subscribe to:
Posts (Atom)